
Pada
tanggal 24 Januari 2008, bersamaan dengan Peresmian
Website dan Wartel di Lapas Narkotika Jakarta oleh
Dirjen Pemasyarakatan Bapak Drs. Untung Sugiyono,
Bc.IP, maka diresmikan juga Kotak Suara Hak Asasi
Manusia.
Baru pertama kalinya, di Lapas ada Kotak Suara Hak
Asasi Manusia, yang mana pelaksanaannya adalah
tindak lanjut dari kerjasama Ditjen Pas, Ditjen HAM
dengan Raoul Wallenberg Institute of Human Rights
and Humanitarian Law Swedia.
POKJA HAK ASASI MANUSIA telah dibentuk di Lapas
Narkotika Jakarta sesuai SK Kalapas No.
W.7.Es.PK.01.10-238, dengan diketuai oleh Setyo
Prabowo, Bc.IP,S.Pd,M.Si yang kesehariannya menjabat
sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata
Tertib.
Harapannya tidak terlalu muluk-muluk, yang penting
komunikasi antara warga binaan pemasyarakatan (WBP)
dan petugas dapat terjalin dengan harmonis, sehingga
semua perlakuan atau tindakan yang diterima oleh WBP
dan dianggap melanggar HAM, dapat disampaikan lewat
KOTAK SUARA HAM itu dan kemudian akan ditindak
lanjuti oleh POKJA HAK ASASI MANUSIA , dimana secara
organisasi POKJA HAM ini terdiri dari lintas bidang/seksi
dilapas narkotika Jakarta.
Walaupun didalam tembok Penjara, bukan berarti
Komunikasi harus terputus, karena komunikasi yang
harmonis antara WBP dengan keluarga dan WBP dengan
Petugas, adalah suatu bentuk penghormatan hak asasi
manusia, sedangkan yang hilang pada WBP itu hanyalah
kebebasannya, tetapi komunikasinya tidak otomatis
ikut hilang, hanya diatur dan disesuaikan dengan
pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas, ujar Setyo
Prabowo yang akrab dipanggil Pak Bowo. Untuk itulah
kami jadikan KOTAK SUARA HAM ini sebagai salah
bentuk wadah komunikasi, yang mana setiap
permasalahan yang disampaikan akan kami bahas dalam
POKJA dan akan ditangani secara professional oleh
masing-2 bidang/seksi yang ada.
Kehidupan didalam penjara, tidak ubahnya Kehidupan
diluar tembok penjara walaupun hanya sebagai
miniatur, jadi KOTAK SUARA HAM ini layaknya.....
Wakil Rakyatnya WBP.... asyiek juga ya, selamat
bekerja dan sukses untuk POKJA HAM di Lapas
Narkotika Jakarta.